SMP NEGERI 3 SUSUT PEDULI
SAMPAH PLASTIK
Dunia memiliki masalah polusi plastik yang sangat serius — tapi begitu juga kesadaran dan tindakan masyarakatnya. Setiap tahun, sekitar 18 miliar pound limbah plastik memasuki lautan dunia dari wilayah pesisir. Jumlah ini kira-kira setara dengan lima kantong plastik sampah yang menumpuk di setiap kaki garis pantai di planet ini. Semua plastik itu membahayakan makhluk-makhluk yang hidup di lautan, dari terumbu karang yang diselimuti tas, hingga kura-kura yang tersedak sedotan, hingga paus dan burung laut yang kelaparan karena perut mereka penuh dengan kepingan plastik sehingga tidak ada ruang untuk makanan mereka.
Penelitian-penelitian baru muncul dengan cepat tentang kemungkinan dampak jangka panjang dari potongan-potongan kecil plastik pada rantai makanan laut sehingga menimbulkan pertanyaan baru tentang bagaimana akhirnya berdampak pada kesehatan manusia dan keamanan pangan. Sekitar 40 persen dari semua plastik yang diproduksi digunakan dalam kemasan, dan banyak dari itu hanya digunakan satu kali dan kemudian dibuang. Kurang dari seperlima dari semua plastik didaur ulang, meskipun banyak negara dan bisnis mencoba solusi inovatif untuk meningkatkan jumlah itu.

Secara sederhana, try out (TO) adalah salah satu bentuk ujian sebagai uji coba yang diberikan pada peserta didik yang disusun oleh pihak dinas pendidikan berdasarkan standar kompetensi lulusan (SKL) dan kisi-kisi ujian nasional. Namun, seluruh naskah soal ujian TO tidak dapat dipastikan kesamaan ataupun ketidaksamaannya terhadap naskah soal ujian nasional yang akan dihadapi oleh peserta didik.

Sistem informasi manajemen atau SIM merupakan suatu aplikasi sistem terpadu yang menyediakan informasi untuk mendukung kegiatan baik itu operasional, manajemen dan fungsi decision-making atau pengambilan keputusan dari suatu organisasi dalam hal ini adalah sekolah. SIM dapat diilustrasikan sebagai sebuah piramida, dimana lapisan dasarnya terdiri atas informasi untuk pengolahan transaksi serta penjelasan status. Lapisan berikutnya terdiri atas sumber-sumber informasi lain untuk mendukung operasi manajemen keseharian. Lapisan ketiga terdiri atas sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen, dan lapisan puncak terdiri atas sumber daya informasi untuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat puncak manajemen.