“20 Tahun Spentris: Menyalakan Semangat, Membangun Generasi Hebat”

Tahun 2025 menjadi momen bersejarah bagi SMP Negeri 3 Susut, atau yang akrab dikenal dengan nama Spentris. Di usianya yang ke-20, Spentris bukan hanya menandai dua dekade perjalanan institusi pendidikan, tetapi juga merayakan semangat yang tak pernah padam dalam membentuk karakter dan kualitas generasi muda Indonesia.

Didirikan pada tahun 2005, Spentris hadir di tengah masyarakat Susut sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan tingkat menengah pertama di kecamatan susut khususnya Desa selat dan sekitarnya.

SMP Negeri 3 Susut telah mengalamai banyak transformasi, baik dari segi infrastruktur yang semakin memadai, sarana prasarana pendukung pembelajaran secara bertahap di lengkapi, pendekatan pembelajaran yang adaptif dengan perkembangan jaman. Selain itu budaya literasi yang selama ini secara umum masih lemah di perjalanan 20 tahun Spentris budaya literasi terus di tumbuh kembangkan sebagai bagian dari jati diri sekolah di tandai dengan dilincurkannya E-majalah sekolah “Genius”.

TARI KEBESARAN SMPN 3 SUSUT

NAMA TARI : TARI TRI KERTANING WISESA

MAKNA TARI:
Sanghyang Aji Saraswati dengan kekuatan ilmu pengetahuan yang diturunkan dengan kekuatan pemurtiannya menciptakan ilmu pengetahuan yang diturunkan melalui Dewi Saraswati. Dewi Saraswati ditugaskan mengajarkan seluruh manusia didunia memiliki kemampuan berfikir, berbicara, dan berbuat dengan baik. Dengan kekuatan Saraswati pula mampu mengembangkan Widya berarti pengetahuan, Sewaka berarti pengabdian, dan Sakti miliki arti kemampuan/ kejayaan/kekuatan positif tercermin dalam makna Wisesa. Dengan kekuatan ini Spentris mengembangkan tiga program unggulan yaitu GELIS (GErakan LIterasi Spentris), GENCAR (GErakaN Cinta kARakter), dan GENIUS (GErakaN Inovasi Untuk Spentris) dikemas dalam branding SMPN 3 Susut “TRI KERTANING WISESA” Tiga Gerakan yang menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan yang diabdikan untuk kejayaan mencapai kemuliaan dan kebahagiaan.


Pencipta Tari : I GUSTI MADE SUARDHIKA, S.Sn

Penata Tabuh : I GEDE FEBY WIDI CAHYADI, S.Sn

Tari kebersaran ini di lounching bertepatan dengan HUT ke 18 SMPN 3 Susut selain tari kebesaran, pada HUT ke 18 ini SMPN 3 Susut meluncurkan Buku LOPATAN INOVASI SPENTRIS “TRI KERTANING WISESA”
Tri Kertaning Wisesa adalah Branding SMPN 3 Susut yang manaungi 3 Program Inovasi Sekolah antara lain Program Gelis, Program Gencar, dan Program Genius.

Masing masing nama program inovasi ini memiliki arti sebagai berikut: Gelis (Cepat), Gencar (Terus menerus), dan Genius (Cerdas, intelektual, brilian, penuh talenta), dan jika di gabungkan menjadi satu kesatuan program mengandung makna bergerak cepat, secara terus menerus/konsisten, sehingga mampu melahirkan generasi cerdas/memiliki intelektual bagus, brilian dan penuh talenta.

Penataan Lapangan SMP N 3 SUSUT terus berbenah Wujudkan “Green School”

Mengisi Liburan akhir tahun Guru, pegawai dan siswa bergotong royong memperbaharuai tanaman rumput di lapangan SMPN 3 Susut yang sudah mulai menurun sehingga setiap musim hujan tiba akan mendadi genangan air. Untuk itu langkah cepat diambil untuk penataan ulang lapangan, dengan semangat “bersama Pasti bisa”. Guru, Staf TU dan Siswa bersama sama menyumbangkan pupuk/tanah subur untuk menanam rumput, Menyadari bahwa lingkungan sekolah secara tidak langsung berpengaruh terhadap kenyamanan belajar siswa. jika sekolah lusuh, berantakan, tidak terurus, kotor, kumuh akan membawa ganguan kenyamanan melaksanakan berbagai aktifitas disekolah termasuk belajar. Untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman bagi “penghuninya”, SMPN 3 Susut terus berbenah agar tercipta lingkungan ideal untuk belajar.

SMP N 3 Susut merintis terwujudnya “Green School, Konsep sekolah hijau (Green School) merupakan konsep dengan mengadakan penghijauan di lingkungan sekolah baik dalam ruangan maupun di luar ruangan . Dalam ruangan disini bermaksud kepada proses pembelajaran siswa-siswi memerlukan kenyamanan serta kebersihan didalam kelas, begitu juga bagi staf maupun guru memerlukan ruangan yang bersih dan nyaman di kantor dan beberapa fasilitas-fasilitas yang berada di sekolah seperti perpustakaan, laboratorium, ruang ekstrakulikuler, padmasana sekolah, dan kamar mandi siswa maupun guru memerlukan perawatan kebersihan agar nyaman saat digunakan. 

Berbagai upaya dilakukan SMPN 3 Susut untuk mewujudkan ini, salah satunya membentuk piket siswa dan mengadakan lomba kebersihan kelas yang diumumkan setiap hari senin saat upacara bendera siapa yang menjadi pemenang. Kelas yang menjadi pemenang akan mendapat bendera hijau dan Piala Bergilir, sedangkan kelas terkotor akan mendapat bendera hitam untuk memotivasi siswa menjaga kebersihan lingkungan

selain itu di luar ruangan seperti lapangan dan taman sekolah juga memerlukan kebersihan dan penghijauan agar sekolah terlihat asri. Konsep ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang memberikan kenyamanan, kebersihan, keasrian dan sebagai sarana memperindah, merawat, menghijaukan sekolah agar guru, staf sekolah dan siswa-siswi merasa nyaman berada di sekolah, bukan hanya hijau dalam aspek lingkungan saja akan tapi dalam aspek pembelajaran. Fasilitas-fasilitas sekolah yang memadai serta bermutu juga perlu agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk terciptanya lingkungan yang sehat dan generasi milenial yang bermutu.

Lingkungan sekolah yang bersih serta kondusif itu diperlukan. Agar menghasilkan lulusan yang unggul melalui proses pembelajaran dengan berbasis pendidikan yang bermutu. Lingkungan yang bersih serta kondusif mendorong terwujudnya pola hidup yang sehat dan bermutu. Untuk itu kita perlu menerapkan konsep sekolah hijau ini sebagai solusi dari permasalahan diatas.

……humassmpn3susut…..

PELAKSANAAN PROGRAM CULTURE AND LANGUAGE SHARING

Spentris Jaya | Sabtu (Saniscara, Wage Kulantir) 19 Nopember 2022

“SEHAT BERBUDI, CERDAS BERBUDAYA”

SMPN 3 SUSUT melaksanakan Program culture and language sharing bekerjasama dengan Yayasan Bali Anugerah Sejahtera dan World without Border foundation di beijing yang menfasilitasi volunteer mahasiswa internasional untuk bisa ikut serta memberikan dukungan kepada anak – anak di seluruh dunia dalam hal pendidikan bahasa dan pengenalan dunia luar.

Sebagai generasi muda, anak – anak harus memiliki wawasan yang luas agar dapat mengikuti perkembangan zaman yang semakin lama semakin cepat. Mempelajari hal baru bukanlah sebuah kegiatan yang membuang – buang waktu. Dengan mempelajari hal baru, kita dapat menambah wawasan dan merubah pola pikir menjadi semakin terbuka. Salah satu caranya adalah lewat pengenalan budaya dan bahasa dari negara lain.

Budaya pada suatu wilayah pasti memiliki perbedaan dengan wilayah lainnya. Beragamnya budaya di setiap wilayah bisa saja menimbulkan konflik yang didasari oleh perbedaan dan pola pikir yang kurang terbuka. Dengan banyaknya budaya yang dipelajari, tingkat toleransi atau saling menghargai juga akan semakin tinggi, sehingga konflik yang biasanya terjadi karena perbedaan budaya dapat diminimalisir. Budaya juga bisa memudahkan kita dalam beradaptasi. Dalam hal ini, pengetahuan tentang budaya dapat berperan penting dalam proses adaptasi kita di suatu wilayah. Dalam mempelajari budaya, kita tidak akan terlepas dari kebiasaan dan aturan yang diterapkan di wilayah tersebut.

Sebuah pengetahuan tidak akan didapat jika hanya berpatokan di satu lingkup saja. Kita perlu menjelajahi dunia luar agar bisa semakin berkembang. Banyaknya negara maju yang telah menemukan dan menciptakan berbagai hal dapat kita jadikan sebuah contoh untuk dapat berkembang ke arah yang lebih baik. Maka dari itu, bahasa menjadi salah satu hal penting yang harus kita kuasai jika ingin melangkah kedepan. Dengan banyaknya bahasa yang dikuasai, maka semakin banyak juga pengetahuan yang bisa kita dapatkan dari luar sana.

Generasi muda harus mampu berpikir kritis dan lebih kreatif. Melalui sharing dari program volunteer ini, anak – anak bisa merubah pandangan mereka, bahwa dunia luar adalah hal menarik yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan untuk perkembangan yang lebih baik.

PELAKSANAAN LOMBA DALAM RANGKA MENYAMBUT BULAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA 2022

24 Oktober 2022 – Dalam rangka menyambut Bulan Bahasa Dan Sastra Indonesia tahun 2022, SMP Negeri 3 Susut mengadakan serangkaian lomba internal bagi seluruh siswa. Kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra ini rutin diadakan setiap bulan Oktober. Kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra ini bertujuan untuk melestarikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bagi bangsa Indonesia.

Bulan Bahasa dan Sastra tahun 2022 di SMPN 3 Susut dengan tema “Semangat bangkit beradaptasi dan berinovasi dalam kebhinekaan, satu tekad, satu bahasa, bersama Spentris Jaya”. Diawali dengan pembukaan Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2022 dan dihadiri oleh Komite Sekolah, Guru, Pegawai, dan Beberapa Siswa.

Kegiatan lomba Bulan Bahasa dilaksanakan pada tanggal 24, 25, dan 28 Oktober 2022, dengan rangkaian acara sebagai berikut:

Tanggal KegiatanUraian Kegiatan
24 Oktober 2022Lomba Cipta dan Baca Puisi, Lomba MC
25 Oktober 2022Lomba Pidato
28 Oktober 2022Penutupan Bulan Bahasa, Penyerahan Hadiah

Pada tanggal 24 Oktober 2022, dilaksanakan Lomba Cipta & Baca Puisi yang dinilai oleh Bapak I Wayan Sumantra, S.Pd., Ibu Pande Putu Astiti Dewai, S.Pd., dan Ibu A.A.Istri Candrawati, S.Pd. Lomba dimenangkan oleh Kelas VIII A sebagai juara pertama dengan perolehan nilai sebesar 855 poin, Kelas VIII B sebagai juara kedua dengan perolehan nilai sebesar 800 poin, dan Kelas IX A sebagai juara ketiga dengan perolehan nilai sebesar 793 poin.

Pada hari yang sama juga dilaksanakan Lomba MC yang dinilai oleh Ibu Densy Artini, S.Pd., Bapak I Gusti Made Suardhika, S.Sn., dan Ibu Ni Wayan Supartini, S.Pd. Lomba dimenangkan oleh Kelas VIII A sebagai juara pertama dengan perolehan nilai sebesar 765 poin, Kelas IX C sebagai juara kedua dengan perolehan nilai sebesar 747 poin, dan Kelas IX A sebagai juara ketiga dengan perolehan nilai sebesar 721 poin.

Pada tanggal 25 Oktober 2022, dilaksanakan Lomba Pidato yang dinilai oleh Ibu Densy Artini, S.Pd., Bapak I Gusti Made Suardhika, S.Sn., dan Ibu I Gusti Ayu Eka Damayanti, S.Pd. Lomba dimenangkan oleh Kelas VIII A sebagai juara pertama dengan perolehan nilai sebesar 775 poin, Kelas IX A sebagai juara kedua dengan perolehan nilai sebesar 766 poin, dan Kelas IX B sebagai juara ketiga dengan perolehan nilai sebesar 760 poin.

Kegiatan penutupan Bulan Bahasa Dan Sastra Indonesia dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2022 bersamaan dengan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dipimpin langsung oleh Kepala SMP Negeri 3 Susut, Ni Made Suryadini, S.Pd., M.Pd. Kemudian dilanjutkan dengan tampilnya juara masing – masing lomba dengan membawakan karya mereka. Dan terakhir, dilaksanakan pembagian hadiah kepada juara masing – masing lomba.

Pelaksanaan Jeda Semester Ganjil Tahun Ajaran 2022/2023

29 September 2022- SMP Negeri 3 Susut melaksanakan kegiatan jeda semester yang diisi dengan beberapa lomba antar kelas dan ngayah gotong royong di Pura Puseh Susut Kaja.

Lomba yang diadakan pada jeda semester kali ini adalah lomba menyanyi, lomba film pendek, dan lomba fotografi. Selain dapat menyegarkan pikiran para siswa setelah penat belajar, acara ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi para siswa untuk menyalurkan minat dan bakat, agar potensi mereka dapat dibina dan tersalurkan dengan baik.

Selama 2 hari pelaksanaan jeda semester, ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain :

Tanggal PelaksanaanUraian Kegiatan
29 September 2022Lomba menyanyi lagu Bali antar kelas
Penilaian lomba film pendek
Penilaian lomba fotografi
30 September 2022Pembacaan Juara masing – masing lomba

Dari beberapa lomba yang dilaksanakan, berikut adalah kelas yang mendapatkan juara di masing – masing lombanya :

Lomba Menyanyi Lagu BaliJuara I : Kelas VII C
Juara II : Kelas VIII B
Juara III : Kelas VII B
Juara Favorit : Kelas VII A
Lomba Film PendekJuara I : Kelas IX B
Juara II : Kelas IX C
Juara III : Kelas VIII C
Juara Favorit : Kelas IX A
Lomba FotografiJuara I : Kelas VIII B
Juara II : Kelas IX B
Juara III : Kelas VIII A
Juara Favorit : Kelas IX B

Selain melaksanakan lomba, pada jeda semester kali ini diisi dengan kegiatan gotong royong yang dilaksanakan pada tanggal 30 September 2022 di Pura Puseh Susut Kaja. Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan dengan tujuan, untuk menumbuhkan dan menanamkan rasa saling bantu – membantu antar sesama.

SMPN 3 SUSUT MENGIKUTI PENTAS KREASI BUDAYA DISDIKPORA KABUPATEN BANGLI

10 September 2022- SMP Negeri 3 Susut bersama SMP se-Kecamatan Susut turut memeriahkan Pentas Kreasi Budaya yang di Gelar Disdikpora Kabupaten Bangli. Kebudayaan Nusantara yang beragam di pandang perlu untuk diwariskan kepada generasi muda, selain itu Pentas Kreasi Budaya adalah wahana untuk menyalurkan minat dan bakat siswa di bidang budaya. SMP Negeri 3 Susut menampilkan Kolaborasi Guru, Pegawai, dan Siswa agar terbangun hubungan efektif antara perserta didik guru, dan pegawai SMPN 3 Susut. Adapun pementasan yang ditampilkan diantaranya Lagu Pucuk Bang, Tari Baris Tunggal dan Pesantian. Lagu Pucuk Bang di nyanyikan oleh Putu Hedra Krisnayana, S.Pd. (guru), dan Pande Putu Astiti Dewi, S.Pd (guru). dengan penarilatar 10 orang siswa dari kelas 8 dan 9, Baris tunggal oleh Gede Trisna Angga Saputra (siswa kelas 7), dan Pupuh di bawakan oleh I Wayan Sumantra, S.Pd., (guru/Kepala Perpustakaan) dengan I Wayan Murtawan,SH (KTU).

Pelepasan Peserta Didik Angkatan XIV

SMP Negeri 3 Susut melaksanakan kegiatan pelepasan peserta didik kelas IX tahun pelajaran 2020-2021 yang dilakukan secara sederhana mengingat masih dalam situasi pandemi COVID-19 pada hari Rabu, 09 Juni 2021 (Buda Manis Tambir). Karena bertepatan dengan Hari Tilem, sebelum acara pelepasan, seluruh peserta didik kelas IX, guru, dan staf tata usaha melakukan persembahyangan bersama di padmasana sekolah. Turut hadir anggota Komisi I DPRD Bangli, I Dewa Gede Suamba Adnyana, memberikan sambutan singkat dalam acara ini. Total ada 67 peserta didik yang dinyatakan lulus di tahun ini sesuai dengan Surat Keputusan SMP Negeri 3 Susut Nomor: 421/140/SMPN 3 Susut/2021 tanggal 03 Juni 2021.

Kami berpesan kepada peserta didik yang baru saja lulus agar tetap giat belajar. Meskipun tidak lagi bersekolah di SMP Negeri 3 Susut, diharapkan para alumni tetap menjalin tali silaturahmi dan kekeluargaan dengan adik kelas atau para guru.

Unduhan:

  1. Surat Keterangan Lulus unduh
  2. Surat Keterangan Nilai Rapor unduh
  3. Surat Pernyataan Orang Tua/Wali unduh
  4. Surat Keterangan Domisili unduh

Publikasi oleh: Admin SIMspentris/Juni-2021

Pendaftaran Tahap 1

WhatsApp Image 2020-06-19 at 11.32.35 AM

WhatsApp Image 2020-06-19 at 10.16.12 AMTahapan pendaftaran jalur afirmasi dan perpindahan orang tua sudah dibuka pada hari Kamis, 18 Juni 2020 pukul 08:00 WITA. Sehari sebelumnya, segala persiapan telah dilakukan dengan sangat baik oleh Tim PPDB SMP Negeri 3 Susut. Seluruh protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat sudah dilaksanakan dengan baik oleh pihak SMP Negeri 3 Susut, seperti penyediaan tempat cuci tangan, hand sanitizer, thermo gun, face-shield bagi panitia, bilik pendaftaran, dan masker.WhatsApp Image 2020-06-19 at 10.16.25 AM

Pada hari pertama pendaftaran, ada pendaftar pertama yang diterima oleh Panitia PPDB melalui jalur perpindahan orang tua. Sebelum mendaftar, calon peserta didik tersebut dicek terlebih dahulu suhu tubuhnya oleh petugas, lalu diterima oleh petugas PPDB untuk dipandu melakukan pendaftaran.

Publikasi oleh: Admin SIMspentris/Juni-2020

PPDB Daring 2020: Ketika teknologi menentukan nasib sekolah seorang anak

banner-ppdb-2020-2-1024x576
Ilustrasi PPDB 2020

Tahun pelajaran baru akan segera dimulai. Pada tahun pelajaran kali ini, ada rasa yang berbeda jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Bagaimana tidak, pada awal tahun pelajaran baru saja sudah dirasa berat bagi para orang tua peserta didik. Hal itu dikarenakan mereka kebingungan bagaimana menghadapi kenormalan baru di masa pandemi Covid-19. Banyak di antara orang tua peserta didik yang belum sepenuhnya mengerti dan paham dengan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020. PPDB 2020 diprediksi akan berlangsung dengan banyak kendala. Masalah teknologi menjadi salah satu penyebab. Karena tanpa disadari, belum semua wilayah di Indonesia ‘melek’ dengan kemajuan zaman.

Continue reading “PPDB Daring 2020: Ketika teknologi menentukan nasib sekolah seorang anak”